Senin, 19 Juni 2023

Kehilangan

By. Rien

Memilih seorang sahabat dan melupakan mereka yang dekat di hati bukanlah tugas yang mudah. Persahabatan adalah ikatan emosional yang kuat, dan kehilangan seseorang yang berarti bagi kita dapat meninggalkan luka yang mendalam. Luka yang sangat menyiksa dan barangkali tidak bisa disembuhkan.

Proses memilih sahabat adalah suatu hal yang membutuhkan waktu dan interaksi yang mendalam. Terkadang, kita menemukan seseorang yang benar-benar memahami, mendukung, dan hadir dalam setiap fase kehidupan kita. Namun, kadang-kadang, ada keadaan di mana seseorang yang dekat dengan kita memilih untuk pergi atau menjauh.

Ketika seseorang yang dekat di hati pergi, rasa sakit dan kesedihan dapat menghampiri. Mengingat kenangan dan momen indah yang pernah kita bagikan bersama dapat membuat hati kita terasa berat. Proses melupakan sahabat yang telah pergi bukanlah hal yang mudah dan dapat memakan waktu. Ikatan emosional sebagai sahabat ternyata tidak mudah untuk diputuskan.

Perasaan sedih dan terpukul karena sahabatku memilih pergi, rasanya seperti kehilangan sebagian besar dari diriku sendiri. Bagiku Sahabat adalah seseorang yang selalu ada untukku dalam setiap situasi, dan kepergiannya meninggalkan lubang yang besar dan sangat dalam. Namun sekarang, aku harus menghadapi kenyataan bahwa ia telah memutuskan untuk pergi dan takkan ada lagi kebersamaan kita sebagai sahabat.

Setiap kali  momen-momen indah kebersamaan kita terlintas, tangisanku pecah tak tertahankan.. Aku berharap aku bisa memahami alasan di balik keputusannya, tetapi hatiku terluka dan penuh dengan rasa kehilangan.

Aku tahu bahwa kehidupan terus bergerak maju, dan setiap orang memiliki hak untuk memilih jalannya sendiri. Namun, aku tak bisa menghindari perasaan sedih yang melanda  saat ini. Aku hanya berharap dia tahu betapa besar pengaruhnya dalam hidupku dan betapa berharganya persahabatan kita bagiku.

Mungkin waktu akan menyembuhkan luka ini dan aku akan belajar untuk melanjutkan hidupku tanpa kehadiran sahabatku. Namun, saat ini, aku hanya ingin mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kepergiannya dan berterima kasih padanya atas segala kenangan yang kami bagikan. Sahabatku, aku akan merindukanmu dengan segenap hatiku. Dalam setiap irisan luka yang kamu torehkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Merindukan Gang Iblis

By. Rien Sudah sangat lama kami meninggalkan tempat itu. Namun, seakan ada suara yang terus memanggil. Sebenarnya ada apa di gang iblis? Gan...